"Saatnya kita bertindak sekarang, jangan menunggu. Kita harus menyelamatkan bumi," kata Presiden SBY dalam pidato peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (5/6/2008).
SBY menitipkan 4 langkah kongkrit yang segera bisa dilakukan masyarakat. Presiden meminta masyarakat melanjutkan gerakan tanam pohon dan selamatkan hutan, tanpa batas waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan energi. Tujuannya adalah mengurangi polusi dan menghemat subsidi.
Secara khusus SBY meminta pemerintah daerah, terutama yang baru saja memenangkan Adipura. Presiden meminta agar setiap kota memiliki drainase yang lancar dan mampu mencegah banjir.
"Saya akan lihat kota saudara. Jangan sampai dicabut Adipura-nya karena selokan mampet semua," tantang SBY disambut tawa para bupati dan walikota.
SBY pun meminta masyarakat membudayakan lingkungan bersih. Dia meminta para gubernur, bupati dan walikota merumuskan kebijakan pro lingkungan yang tidak muluk-muluk dan mudah diterapkan.
"Kembangkan kurikulum berbasis lingkungan, bangun budaya menanam dan manfaatkan teknologi yang ramah lingkungan," pungkasnya.
(fay/mly)











































