Penangkapan FPI Jadi Entry Point Berangus 'Ormas Preman'

Penangkapan FPI Jadi Entry Point Berangus 'Ormas Preman'

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2008 09:42 WIB
Jakarta - Penangkapan puluhan anggota FPI seharusnya menjadi entry point bagi polisi untuk menindak tegas organisasi masyarakat (ormas) yang kerap menggunakan kekerasan. Selama ini, ormas-ormas itu dinilai meresahkan masyarakat.

"Saya pikir ini entry point untuk penegakan hukum bagi ormas lainnya. Sebab banyak ormas yang berbasis agama dan suku, yang selalu menggunakan kekerasan," ujar Dr Lili Romli, pengamat politik dari LIPI, saat dihubungi detikcom, Kamis (5/6/2008).

Dia meminta kepada aparat penegak hukum tidak diskriminatif, semua organisasi sipil yang bergaya militer harus ditindak tegas. Tindakan tegas dibutuhkan karena organisasi itu kerap melakukan praktek premanisme. "Jangan hanya sporadis saja untuk FPI, tapi yang lainnya juga," kata Lili.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah dinilai Lili memiliki kewenangan untuk membubarkan ormas-ormas yang meresahkan masyarakat. Untuk itulah, kata Lili, negara harus menunjukkan kekuatannya untuk memberangus ormas tersebut. "Ketidakseriusan pemerintah untuk membubarkan mereka bisa mempengaruhi wibawa pemerintah," tutur Lili.

Lili menyatakan, ada kecenderungan yang buruk dari elit politik di Indonesia. Mereka menggunakan ormas-ormas itu untuk kepentingan politik mereka. "Apalagi ini menjelang 2009," tutur Lili.

Lili menyarankan kepada elit politik untuk tidak lagi menggunakan ormas-ormas itu sebagai alat politik mereka. Mereka bisa memakai saluran politik yang resmi yakni, partai politik. (mar/nrl)


Berita Terkait