Massa AKK-BB Bandel, Ubah Rute Belok ke Monas

Rusuh Monas

Massa AKK-BB Bandel, Ubah Rute Belok ke Monas

- detikNews
Rabu, 04 Jun 2008 15:16 WIB
Jakarta - Polisi membantah bila disebut terlambat mengantisipasi rusuh Monas 1 Juni 2008 lalu antara massa FPI dengan massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB). Polisi sudah mengingatkan agar massa AKK-BB tidak mengubah rute yang telah ditentukan. Tapi, massa AKK-BB bandel, malah belok ke Monas.

"Mereka (Massa AKK-BB) bandel, padahal kami sudah memperingatkan," kata Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Mabes Polri Irjen Pol Saleh Saaf saat dihubungi detikcom, Rabu (4/6/2008).

Saleh mengaku polisi sudah memprediksi akan terjadi bentrokan bila dua massa yang berseberangan bertemu di satu tempat. Karena itu, polisi sudah meminta kepada AKK-BB dan massa yang berseberangan untuk menunda demonstrasinya, agar tidak menggelar aksi pada saat yang sama. Namun, kedua kelompok massa ini tidak mau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, polisi pun akhirnya mengusulkan rute yang berbeda. Massa AKK-BB sepakat untuk mengambil rute Gambir - Air Mancur Indosat - Bundaran HI. "Seharusnya, massa AKK-BB ini berorasi di Bundara HI. Tapi, saat di lapangan, mereka tidak berjalan dalam rute yang disepakati, tapi malah belok ke Monas," kata Saleh.

Ketika melihat perubahan rute itu, kata Saleh, polisi sudah mengingatkan kepada massa AKK-BB untuk tidak berbelok ke Monas. Namun, massa tidak bisa dicegah.

Saleh menegaskan pengamanan terhadap massa AKK-BB saat itu cukup ketat. "Kekuatan untuk mengamankan rute massa AKK-BB itu sekitar 600 personel," ujar dia.

Dengan kekuatan sebanyak itu, Saleh Saaf membantah polisi terlambat mengantisipasi. Bahkan, begitu rusuh terjadi, lima menit kemudian polisi sudah sampai di lokasi.

"Petugas langsung menuju ke sana. Kita juga melakukan pengamanan tertutup, pasti tidak kelihatan. Ada sekitar 60 lebih anggota saya menyebar di situ. Saya tegaskan lagi ini tidak terlambat. Begitu lima menit kejadian, petugas sudah datang. Lihat saja itu kan luka dipentung saja," kata dia.
(asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads