Hal itu diungkapkan Kabag Bina Mitra Poltabes Pekanbaru, Kompol Arifin, saat dihubungi detikcom, Rabu (4/6/2008) di Pekanbaru.
"Sebagaimana diketahui, ruang tahanan Polsek Tampan ini sudah boleh dikatakan tua. Sehingga besi pengamanan ventilasi udara sangat mudah dicopot. Ini dapat dilihat ventilasi udara itu sengaja dibongkar para tahanan," kata Arifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiga orang tersangka itu sudah P21 artinya berkas pemeriksaan sudah lengkap tinggal diserahkan ke kejaksaan. Rencananya hari ini kita akan menyerahkan berkas itu. Namun sayang tersangkanya sudah kabur," terang Arifin.
Dia menjelaskan, rata-rata para tersangka ini sudah mendekam di sel tahanan antara 10 sampai 20 hari. Dan selama ini penjagaan tahananan di Polsek Tampan sangat ketat sekali. Hanya saja lanjut, Arifin, antara pos jaga dengan tahanan berjarak sekitar 30 meter.
"Kita perkirakan para tahanan ini memanfaatkan kondisi hujan deras dengan cara membobol ventiliasi. Jadi mungkin saja penjaga tidak mendengar saat mereka membongkar ventilasi karena kondisi hujan lebat," kata Arifin.
Dengan kaburnya para tahanan ini, kata Arifin, jajaran Buser Polsek Tampan dan Poltabes Pekanbaru telah disebar untuk memburu mereka. "Tim Buser sudah kita tugaskan ke lapangan untuk memburu mereka," kata Arifin. (cha/djo)










































