Selain itu mereka juga mendoakan untuk kesembuhan korban kekerasan. Ratusan lilin tersebut diletakkan mengelilingi tugu. Kemudian mereka duduk bersila sambil membawa lilin dan berdoa.
Spanduk panjang bertuliskan "Pancasila is love peace harmony and non violence" terpajang di lokasi, Selasa (3/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara koordinator aksi Gerakan Integrasi Nasional Hardiyanto menjelaskan aksi ini sebagai simbol keprihatinan atas terjadinya aksi kekerasan pada saat peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni di Monas.
Pihaknya memberikan dukungan moral kepada pemerintah, Kapolri, dan penegak hukum lainnya untuk bertindak tegas terhadap para pelaku kekerasan yang secara jelas telah melanggar hukum
"Kami menolak secara tegas segala bentuk radikalisme dan fundamentalisme yang mengatasnamakan suku, agama, ras, dan golongan. Sebab itu akan mengancam integrasi bangsa. Kekerasa tidak boleh ada di bumi Indonesia," tandas dia. (mly/mly)










































