Agak janggal mengapa tiba-tiba Asep berada di Markas FPI, Jl. Petamburan III, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2008). Tapi, Asep punya jawaban.
Asep mengaku telah kapok menjadi pendemo bayaran. "Saya ke sini (FPI) setelah bertemu anggota FPI, Nouval. Saya insyaf," ujar Asep dengan nada lirih didampingi Ketua Umum FPI Habib Rizieq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya diajak teman, Junaidi, demo. Katanya demonya aman saja, tidak anarkis. Saya meluncur ke Pancoran. Di sana sudah banyak yang ngumpul, langsung ke Monas," kata Asep.
Asep mengaku tidak tahu tentang agenda demo yang dilakoninya. "Cuma disuruh duduk sama komandan demo. Tiba-tiba diserang FPI. Saya panik kena pukul sampai rumah, tangan kaki pincang," ujarnya.
Saat hendak pulang, Asep mengatakan dibayar Rp 20 ribu. "Lalu ditambah lagi Rp 15 ribu. Katanya buat berobat," kata warga Jalan Tambak, Matraman ini. (aan/asy)










































