Albert yang mengenakan kemeja warna coklat dan celana panjang warna abu-abu itu jatuh tepat di samping lobi KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2008) pukul 12.50 WIB. Bruuuk..!
Pria yang berpostur tinggi besar ini langsung ditolong oleh staf keamanan KPK. 2 Petugas Pamdal KPK memapahnya dan 2 polisi mengawalnya.
Pria berkacamata ini lalu didudukkan di sebuah sofa, depan ruang Humas KPK.
Wajah Albert tampak pucat pasi. Tubuhnya berkeringat. Baju serta celana panjangnya basah kuyup.
Wartawan berusaha menawarinya air mineral. Air mineral itu langsung diteguknya. Gleeek...!
Tidak lama kemudian, seorang dokter dari KPK, Kunto, datang menghampiri Albert.
"Are you okey?" tanya Kunto yang menawari diri untuk memeriksa tensi Albert.
Albert pun diperiksa. "Are you dehidration?" tanya Kunto.
"No...no...I'm just stressed. Saya dikejar-kejar," ujar Albert dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata.
Albert yang diketahui tinggal di Bali ini tampak terus memegangi kepalanya. Dia masih menunggu rekannya untuk menjemputnya. (aan/nrl)











































