"Saya membantah pemberitaan media yang menyebutkan saya memerintahkan untuk menggeledah BPK, MA dan Depkeu. Itu sudah merupakan bagian dari reformasi birokrasi," ujar Taufiq di kantornya di Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (3/6/2008).
Dikatakannya, reformasi birokrasi telah ia gagas sejak 2 tahun lalu dengan menggandeng beberapa institusi yakni Depkeu, BPK, MA dan KPK. "Jadi kita sama-sama, saya inisiatif bikin tim bersama-sama 2 tahun lalu. Jadi tidak bisa dilakukan oleh 1 departemen saja," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penggeledahan terhadap bea cukai, Taufiq mengatakan tindakan itu telah melalui pemberitahuan lebih dulu.
"Penggeledahan itu tidak dadakan, jadi harus ada perencanaan terlebih dahulu. Jika ada gejala-gejala dan sudah dinasihati tapi tak ada tanda-tanda untuk memperbaiki, baru kita masuk," ujarnya.
Taufiq menambahkan, tidak semua pejabat bea cukai brengsek. Ada juga beberapa yang bersih. "Dari segi pendapatan, bea cukai kan melampaui target. Jadi jangan berpikir buruk. Ada yang baik tapi ada beberapa yang buruk," tandasnya. (ita/ana)










































