Polisi Ragu pada FPI Mungkin karena Dekat dengan Eks Kapolda

Polisi Ragu pada FPI Mungkin karena Dekat dengan Eks Kapolda

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2008 12:28 WIB
Jakarta - Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Noegroho Djajusman dekat dengan Front Pembela Islam (FPI). Kedekatan inilah yang dinilai membuat polisi masih ragu dalam menindak FPI.

"Cara penanganan polisi kurang profesional. Kalau melanggar semestinya ditindak. Polisi seakan tidak sigap padahal sudah beberapa kali FPI melakukan tindak kekerasan," kata anggota DPR Suripto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2008).

Apakah polisi melindungi FPI? "Mestinya memang ditindak keras. Memang FPI itu setahu saydekat dengan Kapolda dulu, Noegroho Djajusman. Ini mungkin ada hubungannya," ungkap mantan pejabat Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun apakah hubungan antara keduanya itu masih, Suripto tidak tahu. "Apakah hubungan itu masih ada saya tidak tahu," kata Suripto.

Mestinya, saran Suripto, hubungan atau interaksi antara Kapolda dengan semua ormas dilakukan secara adil tanpa pengecualian. "Kesan saya Noegroho dekat dengan FPI," tutur Suripto.

Ditanya soal pembubaran FPI, Suripto tidak setuju. "Mendirikan organisasi itu hak semua orang. Kalau ada yang salah yang ditindak bukan lembaganya," ucapnya.

Suripto mengatakan, jika FPI dibubarkan maka akan berpengaruh pada organisasi lainnya. "Bisa saja banyak organisasi yang dibubarkan," ujar Suripto.

(mar/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait