PDIP Sayangkan Sikap Pemerintah yang Kurang Tegas

Rusuh Monas

PDIP Sayangkan Sikap Pemerintah yang Kurang Tegas

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2008 10:30 WIB
Jakarta - Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo menyayangkan sikap kurang tegas pemerintah dalam mengatasi aksi penyerangan Front Pembela Islam (FPI) terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKBB) di Monas 1 Juni.

Jangan sampai sikap standar ganda pemerintah ini memunculkan pertanyaan: mungkinkah pemerintah sedang mengalihkan isu kenaikan harga BBM?

"Baru kali ini dalam sejarah republik ada kelompok yang menganiaya kelompok lain yang memperingati hari lahir Pancasila. Kami sangat menyayangkan atas kelambatan Polri dalam menangani hal ini. Ini sangat tidak profesional, karena membiarkan tindakan premanisme. Janganlah ini didiamkan atau ini skenario pemerintah untuk mengalihkan isu BBM," ujar Tjahjo.

Hal itu dikatakan dia saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2008).

Tjahjo mengatakan, polisi harus segera menangkap pelaku kekerasan dan anarkisme. Karena, jika tidak, publik dikhawatirkan akan merasa tidak punya lagi pemerintah. Hal itu akan membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

"Polri jangan berstandar ganda dalam menangani aksi anarkisme. Siapa pun yang melakukan kekerasan Polri harus terdepan dalam menindaknya. Jangan sampai rakyat mengesankan negara ini tanpa pemerintahan," pungkasnya. (irw/nrl)


Berita Terkait