"Kalau FPI melakukan kekerasan dan menghina ulama, maka Banser selaku benteng ulama NU siap maju. Tanpa digerakkan, semua Banser akan bergerak," tegas Wakil Ketua GP Ansor Kota Mojokerto, Isnaini Salim kepada detiksurabaya.com, Selasa (3/6/2008).
Namun menurut Isnaini, potensi benturan antara Banser atau santri NU dengan FPI, sangat kecil. Sebab FPI tidak berkembang di Jawa Timur, termasuk di Mojokerto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupula Wakil Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Abdul Muchit, menilai tindak kekerasan FPI terhadap sejumlah aktivis dan ulama muda NU di Jakarta, tidak patut dilakukan.
"FPI itu kan muslim, sama dengan NU, kenapa mereka arogan," kata Muchit menyesalkan.
(gik/ana)











































