"Ada semangat yang tidak harus dipelihara pabambangan natolo," kata Kalla dalam sambutan di acara Malam Silaturahmi dan Pagelaran Pesona Budaya Sulawesi Selatan di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (2/6/2008).
Menurut Kalla, budaya temperamental bukan zamannya lagi. Mungkin zaman dahulu budaya tersebut cocok. Namun kini budaya itu harus ditinggalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalla menjelaskan, kini Mahasiswa Makassar juga terkenal senang dengan demo. Dan budaya itu juga harus dihilangkan.
"Itu merusak nama kita. Jadi kalau ada mahasiswa yang kerja di Jakarta (ditanya) dari mana? Dari Makassar. Wah nanti didemo kantor kita," canda Kalla.
(mly/irw)











































