Eks Sekretaris Max Moein Ingin Bertemu BK Tapi Terlambat

Kasus Pelecehan Seksual

Eks Sekretaris Max Moein Ingin Bertemu BK Tapi Terlambat

- detikNews
Senin, 02 Jun 2008 18:27 WIB
Jakarta - Mantan sekretaris pribadi anggota FPDIP DPR Max Moein, Desi Firdianti mendatangi sekretariat Badan Kehormatan (BK). Namun sayang, Desi yang menjadi korban pelecehan seksual Max, datang terlambat.

Desi yang didampingi koordinator pelayanan hukum LBH Apik Sri Nurherawati ingin mencari tahu rencana BK memanggil Desi dalam kasus laporan pelecehan seksual, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2008).

Namun sayang, setiba di sekretariat BK, tidak ada satu pun pengurus, baik anggota maupun pengurus BK yang dijumpai. Pengurus BK tersebut sudah meninggalkan ruangan setelah memeriksa Max Moein.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami datang untuk mengajukan permohonan, agar dapat dijadwalkan bertemu dengan BK. Sekaligus mencari tahu kapan kami dipanggil," kata Sri usai menyambangi sekretariat BK.

Sri membantah jika kasus ini diungkap karena motif politik menjelang pemilu 2009. Menurut dia, Desi sudah melapor ke BK atas kasus pelecehan seksual pada Mei 2007 lalu, namun tidak ada respons dari BK sehingga masalah tersebut dilaporkan ulang ketika kasus beredarnya foto Max Moein diungkap media.

"Kita kan sudah lapor sejak tahun 2007. Kita sudah mengadukan ke BK. Tetapi kita tidak dipanggil. Dan kesannya tidak dilanjutkan. Tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2009," tutur Sri.

Sri juga menyayangkan pernyataan wakil ketua BK Tiurlan Hutagaol yang menuduh Desi telah berbuat serong dengan salah seorang suami staf Setjen DPR.

"Kita keberatan dengan tuduhan itu. Klien kami tidak pernah diklarifikasi. Ini sangat ironi. Karena itu kami berharap Bu Tiur meminta maaf," tandas dia. (nwk/asy)


Berita Terkait