"Itu memang bom. Dirakit secara rapi. Kita masih identifikasi jenisnya," kata Kapolres KPPP Tanjung Priok AKP Angesta Romano Yoyol di lokasi temuan, Jalan Pelabuhan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/6/2008).
Pantauan detikcom, bom tersebut dibuat dari tiga pipa pralon berdiameter 7 cm dan panjang 40 cm. Pipa itu diikat menjadi satu dengan lakban hitam. Beberapa kabel tampak melilit pipa panjang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, petugas Gegana meledakan bom tersebut dengan alat yang menembakan sinar laser kepada bom itu. Tak berapa lama, terjadi ledakan. Sementara alat laser yang terbuat dari besi baja terpental ke udara setinggi 1,5 meter.
Kendati demikian, adanya bom di terminal peti Kemas itu tidak sampai mengganggu aktivitas bekerja. Selain berada di blok yang cukup terpencil, petugas keamana langsung mensterilkan lokasi.
Adakah hubungannya dengan sidak KPK ke Bea Cukai Pelabuhan Jumat 30 Mei lalu? (Ari/ken)











































