"Ada korban yang mengaku dicekik dia. Terus juga ada saksi mata yang melihat Munarman mencekik. Pokoknya dia telah melakukan kekerasan," kata Asfin.
Asfin mengatakan hal tersebut saat ditemui detikcom di Wahid Institute di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2008).
"Wajar bila Munarman harus ditangkap. Apalagi dia sudah menyatakan diri memimpin massa maupun penyerangan itu," imbuh wanita berkacamata ini.
Keadaan terdesak mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu, lanjut Asfin, ditunjukkan dengan tuduhan Munarman ada anggota AKKBB yang membawa senjata api. Tuduhan itu dinilai mengada-ada.
"Nggak bener itu. Nggak ada setting-an kita seperti itu. Kita dalam keadaan diserang. Buktinya ada 70 orang yang luka-luka," tegas Asfin. (nwk/nrl)











































