”Departemen Kesehatan mempercayakan anggota MAT PMI untuk mendirikan RS lapangan di sana,” ujar Kepala Divisi Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat Markas Pusat PMI dr Lita Saranakata, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (2/6/2007).
Lita menjelaskan, keempat anggota MAT berasal dari RS Bogor, Jawa Barat. Mereka terdiri dari perawat gawat darurat, perawat kamar bedah, perawat Intensive Care Unit (ICU), dan petugas administrasi dan rekam medik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lita, tim PMI akan berangkat ke Myanmar hari ini bersama 26 tenaga medis dari Departemen Kesehatan. Anggota MAT akan berada di lokasi bencana yang mengakibatkan jutaan warga Myanmar tewas itu selama 25 hari.
1 Ton Obat
Lita mengatakan, kepedulian terhadap korban Nargis tidak hanya berupa pengiriman anggota MAT. PMI juga akan memberikan sejumlah bantuan logistik.
Bantuan itu berupa 1 set RS lapangan yang terdiri dari 20 tempat tidur untuk rawat inap, tenda rawat jalan, tenda pelayanan ICU, tenda kamar operasi, tenda pendukung untuk keperluan sehari-hari.
"Kami juga akan memberikan bantuan obat-obatan sebanyak 1 ton," pungkas Lita. (irw/fiq)











































