"Kita belum tahu Tedi ke mana. Kita juga masih menunggu pemeriksaan potongan kepala yang ditemukan itu," tutur paman Tedi, Anggi, di rumah duka, Jl Pelopor II, Tegalalur, Jakarta Barat, Minggu (1/6/2008).
Menurut Anggi, Tedi yang duduk di kelas 2 SMP 49 Cengkareng bukan karyawan pabrik. Tedi hanya mengisi waktu saja dengan membantu kakaknya di pabrik yang terletak di tengah pemukiman warga itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hingga pukul 21.00 WIB, sejumlah kerabat tampak berkunjung ke rumah duka. Ibu Tedi, Suwanti, tanpa henti menangisi kepergian anaknya.
"Ibunya masih shock," pungkas Anggi.
(irw/fiq)











































