Demikian diungkapkan Kordinator AKK-BB Anick HT saat jumpa pers di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Minggu (1/6/2008).
Anick mengaku pihaknya akan melayangkan protes kepada pihak kepolisian kenapa hal ini sampai terjadi. Padahal aksi yang akan dilakukan sudah mendapat izin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu salah satu simpatisan AKK-BB yang merupakan Direktur Eksekutif Wahid Institute Ahmad Suaedy yang dagunya terlihat berdarah menyayangkan insiden berdarah ini.
"Kita memang ingin longmarch dari Monas ke bundaran Hotel Indonesia (HI). Kita ini baru kumpul-kumpul saja, karena aksi baru mulai jam 14.00 WIB," ungkap Ahmad.
Jumpa pers darurat yang digelar di halaman Galeri Nasional dilakukan setelah ratusan massa dari AKK-BB kocar-kacir dipukuli massa dari FPI. Sebagian lari ke Galeri Nasional dan mengajak para wartawan yang ikut berlari menyelamatkan diri. (arn/iy)










































