"Jangan rusuh! Jangan rusuh!" teriak provost yang menjaga acara hujan uang di Stadion sepakbola Baladika Kesatrian, Jalan Gatot Subroto Grup I Kopassus, Serang, Banten, Minggu (1/6/2008).
Selain anak-anak, sejumlah anggota Kopassus yang tidak terlibat mengamankan acara juga ikut berebut uang. Meski riuh, sejauh ini acara hujan uang berlangsung aman. Orang yang ikut berebut uang tampak antusias berlari kesana kemari mengikuti arah uang disebar.
Seorang warga tampak memegangi dadanya karena kecapaian berlari. "Saya baru dapat Rp 6.000 saja," kata Salim, salah seorang warga yang ikut hujan uang. Hal ini tidak mengherankan karena meski jumlah uang yang disebar Rp 100 juta, namun uang itu berupa pecahan Rp 1.000 dan Rp 5.000. Tung akan terus menyebar uang hingga Rp 100 juta yang disediakannya habis. (iy/mar)










































