Pemajuan waktu ini efektif mulai dilakukan menjelang pergantian bulan dari Mei ke Juni 2008. Tujuannya, tentu saja demi menghemat energi, seperti diungkapkan Departemen Dalam Negeri Pakistan yang dilansir AFP, Sabtu (31/5/2008).
Pemajuan waktu ini membuat waktu Pakistan hanya sejam sebelum Waktu Indonesia Barat (WIB) atau 6 jam di depan Greenwich Mean Time (GMT) yang menjadi patokan dunia. Dengan dimajukannya satu jam ini, membuat aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan di saat siang hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakistan beberapa bulan belakangan ini dilanda krisis energi. Kekurangan energi sebesar 4.000 megawatt menyebabkan sering terjadi pemadaman sehingga mengganggu bisnis. (aba/aba)











































