Di depan peserta rakernas, SB menyatakan PAN sudah menyiapkan berbagai program untuk memenangkan partai yang dia pimpin. Dan kata SB, untuk merealisasikan target 100 kursi di Senayan dan 15 persen suara di DPRD, berpulang kepada masing-masing pengurus wilayah dan daerah.
"Program kerja partai sudah kita ubah. Dulu masih dari DPP, tapi sekarang kembali kearifan lokal," kata dia kepada wartawan seusai penutupan Rakernas III PAN di Hotel JW Marriott, Surabaya, Sabtu (31/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gunakan jurus dewa mabuk. Jurus mabuk pertama sudah digunakan di Semarang dengan mengumpulkan suara terbanyak dan jurus mabuk seri kedua dengan iklan politic marketing sekarang. Nanti akan ada jurus dewa mabuk hingga seri ke sepuluh pada saat kader PAN memimpin bangsa Indonesia," kata dia.
Selanjutnya, SB mencontohkan kasus di Banyuwangi. PAN di daerah ujung Jawa Timur itu tidak mempunyai kursi. Namun pihaknya mendorong pengurus setempat untuk mencari tokoh lokal yang bisa menarik simpati masyarakat. Karena PAN saat ini sudah berubah dan menggunakan paradigma baru.
"Sekarang itu fenomena PAN. PAN sekarang mampu meraih kemenangan di pilkada, ada 21 kepala daerah berhasil," ujarnya. (bdh/asy)











































