Aksi Mogok Makan, Mahasiswa Riau Dilarikan ke RS

Aksi Mogok Makan, Mahasiswa Riau Dilarikan ke RS

- detikNews
Sabtu, 31 Mei 2008 14:55 WIB
Pekanbaru - Aksi mogok makan yang digelar mahasiswa Riau sudah memasuki hari ketiga. Kondisi empat mahasiswa kian melemah. Satu orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Aksi mogok makan untuk memprotes kenaikan harga BBM ini digelar di Kampus Universitas Riau (UNRI). Di dalam tenda darurat di Kampus UNRI Panam itu, ada empat mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan.

Mereka yang mogok makan itu, 3 di antaranya mahasiswa dan satu orang mahasiswi. Mereka adalah, Harlen Gersang, Mukhrianur (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Informasi), Vina (mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim), dan Nana (mahasiswa Stephen Komputer).

Nana dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu (31/5/2008) sekitar pukul 01.30 WIB. "Melihat kondisi Nana yang kian melemah, akhirnya kita melarikan ke rumah sakit. Setelah mendapat perawatan medis, Nana kini sudah kembali ke tempat kostnya. Namun dia masih dalam pengawasan dokter," kata Billy, Koordinator Aksi Mogok Makan kepada wartawan, Sabtu (31/5/2008) di Kampus UNRI, Pekanbaru.

Sementara itu, kondisi tiga mahasiswi lainnya juga tidak jauh beda. Mereka terlihat terkulai lemas di dalam tenda dengan mulut ditutup lakban. Wajah mereka terlihat pucat. Rencananya aksi ini akan berlangsung selama sepekan.

"Tiga rekan kami lainnya kondisinya juga sudah melemah. Tubuh mereka lemas. Bila kondisi mereka kian memburuk, kami juga akan segara membawanya ke rumah sakit," kata Bily.

Selama aksi mogok makan ini, kata Bily, rekan-rekan mereka hanya mengkomsumsi air yag dicampur dengan madu. Tapi rupannya, pada hari ketiga, ketahanan fisik mereka terus menurun.

"Aksi mogok makan ini sebagai bentuk protes kami terhadap pemerintahan SBY-JK yang menaikkan harga BBM. Kami menuntut agar SBY membatalkan kenaikan harga BBM itu," kata Bily. (cha/asy)


Berita Terkait