Aksi unjuk rasa itu dilakukan para mahasiswa UMI di depan kampusnya, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (31/5/2008).
Awalnya mahasiswa hanya melakukan orasi. Namun tak lama kemudian mereka membakar sejumlah ban mobil bekas. Tidak hanya itu, para mahasiswa juga menyandera sebuah mobil pick up yang lewat. Mobil naas itu kemudian dijadikan panggung orasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ini akhirnya membuat sejumlah sopir angkot kehabisan kesabaran. Mereka menekan gas kencang-kencang dan membunyikan klakson berulang kali. Tidak sedikit di antara mereka yang keluar dari kendaraannya dan berteriak meminta mahasiswa bubar.
Tindakan sopir angkot tersebut sepertinya membuat nyali para mahasiswa ciut. Perlahan-lahan mereka membubarkan diri dan membuka barikade yang menutup jalan.
Anehnya, dalam situasi itu tak satu pun petugas kepolisian di sekitar lokasi unjuk rasa. Padahal biasanya, aparat kepolisian senantiasa muncul jika ada demo mahasiswa. Sengaja dibiarkan? (djo/asy)











































