Wartawan-wartawan yang hendak meliput di KPU harus berhadapan dengan seorang petugas sekuriti berbadan tambun di depan gerbang. Petugas ini menanyakan setiap wartawan yang hendak masuk memiliki kartu identitas (ID card) KPU atau tidak. Akibatnya pencari berita yang tidak ber-id card harus beradu mulut.
"Punya ID card KPU(kartu identitas) nggak?" tanya petugas itu di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Sabtu (31/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah nggak boleh masuk Mbak. Harus pakai ID KPU," ujar dia.
"Loh itu yang pakai motor boleh masuk. Memang dia pakai ID card KPU," ujar wartawan.
Ternyata si pengendara motor saat dipanggil petugas sekuriti tidak ber-id. "Nah itu nggak ber-id Pak," cetus sang wartawan. "Oh itu intel Mbak," kilah petugas keamanan ini.
Setiap tamu yang hendak masuk ditanya tujuannya ke KPU oleh sekuriti. Dia hanya membuka pintu gerbang kecil saat ada tamu. Namun perlakuan ini berbeda dengan tamu yang mengendarai motor, yang langsung dipersilakan masuk.
Informasi dari pihak sekuriti, hari ini pimpinan KPU tidak akan menerima pengurus parpol mana pun. Padahal, rencananya pengurus Partai Kerakyatan Nasional (PKN) akan mendatangi KPU untuk mempertanyakan tidak diloloskannya partai yang didirikan Harmoko itu.
(mly/asy)











































