Anwar menyatakan meminta bantuan KPK di sela-sela penggeledahan KPK di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jalan Pelabuhan II, Jakarta Utara, Jumat (30/5/2008).
"Ini sesuai dengan reformasi birokrasi, pelayanan yang baik. Namun eh... masih ditemukan oknum yang bermain seperti cara-cara lama. Maka kami meminta ke KPK untuk membantu membersihkan.," ujar Anwar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah reformasi memang sudah ada peningkatan. Dulu sebelum ada reformasi uang siluman Rp 500 miliar per bulan. Sekarang mulai turun. Dan ini yang hendak kami bersihkan," tegas Anwar.
KPK datang ke kantor Bea Cukai Tanjung Priok hari ini sekitar pukul 10.00 WIB. Operasi KPK diawali dengan penyamaran salah satu petugas sebagai pihak yang mengurus dokumen.
Petugas tersebut menemukan banyak amplop 'bertebaran'. Hal itu mendatangkan kecurigaan. Maka pukul 14.00 WIB, tim KPK yang beranggotakan sekitar 25 orang menggeledah kantor itu secara terbuka.
Wakil Ketua KPK M Jasin mengatakan uang dalam amplop yang ditemukan sekitar Rp 50 juta. Dan sudah ada 6 pegawai bea cukai diinterogasi. (nwk/nwk)











































