Ini yang dialami oleh sopir taksi salah satu armada terkenal, Syahrial (32), warga Jl Kebun Jahe 8 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Bapak 4 anak ini ditangkap polisi di Jalan Iskandarsyah Jakarta Selatan sekitar pukul 04.00 WIB.
"Sejak sebulan terakhir, pendapatan sama tetapi barang kebutuhan naik semua. Apalagi setelah BBM naik, makanan seperti beras, sayuran, lauk pauk harganya pada naik. Terpaksa jualan ganja," ujar pemilik rambut cepak itu kepada detikcom, Jumat (30/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ngandelin dari narik taksi gak cukup. Mana anak saya persiapan masuk SMP. Butuh dana 2 jutaan," tambah sopir yang sudah menjalani profesi sopir selama lima tahun ini.
Kepada polisi, pelaku mengaku beli dari Zakir seharga Rp 400 ribu di Jl Kali, Kemanggisan, Jakarta Barat. Tertangkapnya pengedar ganja ini bermula dari tertangkapnya pemakai Deni Hutahuruk (44) yang membeli ganja dari Syahrial di Jl Iskandarsyah dengan barang bukti 2 linting ganja pada Rabu, (28/5/2008).
"Keduanya kini meringkuk di tahanan Polres Jaksel. Mereka akan diproses hukum dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara," kata Kasat Narkoba Kompol Sutrisno di markasnya, Jl Wijaya II, Jakarta Selatan. (asp/gah)










































