Aksi mogok makan ini digelar di Kampus Bina Widya UNRI di Panam, Pekanbaru, Jumat (30/5/2008). Mereka yang mogok makan itu 3 di antaranya mahasiswa dan satu orang mahasiswi. Mereka adalah, Harlen Gersang, Mukhrianur (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Informasi), Vina (mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim), dan Nana (mahasiswa Stephen Komputer).
Di lapangan terbuka itu mereka mendirikan tenda sebagai posko. Aksi mogok makan ini menjadi perhatian mahasiwa lainnya. Sehingga pokso tenda darurat yang mereka dirikan, ramai dikunjungi mahasiswa lainnya. Bahkan tadi malam, tepat pukul 21.00 Wib salah seorang aggota DPRD Riau dari PDK (Partai Demokrasi Kebangsaan) Eddy Akhmad RM sempat mengunjungi dan melakukan dialog dengan para mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator aksi Billy mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk keperihatinan terhadap masyarakat miskin yag menjadi korban atas kenaikan harga BBM. "Rencananya akan berlangsung sepekan. Untuk mempertahankan diri, mereka hanya minum," kata Billy kepada wartawan, Jumat (30/5/2008).
Sementara itu, Anggota DPRD Riau Eddy Akhmad RM ketika dimintai komentarnya mengatakan, mahasiswa memang seharusnya menjadi pihak yang selalu mengaktualisasikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Termasuk terhadap kebijakan pemerintah SBY-JK menaikan harga BBM.
"Saya tidak dalam kapasistas menolak atau tidak kenaikan harga BBM. Tetapi kenapa setelah menaikan BBM dua tahun lalu, tidak ada kebijakan yang konfrehensif, untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM," tegas Eddy RM.
(cha/djo)











































