Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Riau Mogok Makan

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Riau Mogok Makan

- detikNews
Jumat, 30 Mei 2008 15:19 WIB
Pekanbaru - Mahasiswa dari berbagai perguruan tingggi di Riau melakukan aksi mogok makan untul menolak kenaikan harga BBM. Mereka berkumpul di Kampus Universitas Riau (UNRI).

Aksi mogok makan ini digelar di Kampus Bina Widya UNRI di Panam, Pekanbaru, Jumat (30/5/2008). Mereka yang mogok makan itu 3 di antaranya mahasiswa dan satu orang mahasiswi. Mereka adalah, Harlen Gersang, Mukhrianur (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Informasi), Vina (mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim), dan Nana (mahasiswa Stephen Komputer).

Di lapangan terbuka itu mereka mendirikan tenda sebagai posko. Aksi mogok makan ini menjadi perhatian mahasiwa lainnya. Sehingga pokso tenda darurat yang mereka dirikan, ramai dikunjungi mahasiswa lainnya. Bahkan tadi malam, tepat pukul 21.00 Wib salah seorang aggota DPRD Riau dari PDK (Partai Demokrasi Kebangsaan) Eddy Akhmad RM sempat mengunjungi dan melakukan dialog dengan para mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para mahasiswa yang mogok makan ini menutup mulutnya dengan lakban. Sejumlah poster ditempelkan di sekitar tenda. Poster-poster itu bertuliskam "Batalkan Kenaikan BBM', serta 'Rakyat Banyak Yang Miskin Jangan Dibuat Sengsara Lagi".

Koordinator aksi Billy mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk keperihatinan terhadap masyarakat miskin yag menjadi korban atas kenaikan harga BBM. "Rencananya akan berlangsung sepekan. Untuk mempertahankan diri, mereka hanya minum," kata Billy kepada wartawan, Jumat (30/5/2008).

Sementara itu, Anggota DPRD Riau Eddy Akhmad RM ketika dimintai komentarnya mengatakan, mahasiswa memang seharusnya menjadi pihak yang selalu mengaktualisasikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Termasuk terhadap kebijakan pemerintah SBY-JK menaikan harga BBM.

"Saya tidak dalam kapasistas menolak atau tidak kenaikan harga BBM. Tetapi kenapa setelah menaikan BBM dua tahun lalu, tidak ada kebijakan yang konfrehensif, untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM," tegas Eddy RM.
(cha/djo)



Berita Terkait