"Saya juga dapat undangannya kayak gini. Tuh ada di dalam," kata adik kandung Zaini saat detikcom memberikan undangan dan print out berita seputar warisan yang didapat Zaini.
Hal itu disampaikan dia di kediaman mendiang orangtua Zaini, Suparta, di Jalan Duri Pandan, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (30/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan yang menolak menyebutkan namanya itu mengaku sang kakak jarang berhubungan dengan keluarga sejak menikah pada tahun 1998.
"Dia jarang main ke sini," cetus perempuan yang mengenakan kaos warna merah jambu dan celana pendek ini.
Achmad Zaini mengklaim mendapat warisan dari orang tuanya berupa dokumen kolateral emas di berbagai bank di dunia, antara lain di AS, Cina dan sejumlah negara Eropa. Warisan itu akan digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Ratusan pengusaha pun antre meminta pinjaman.
Kapolda Jawa Barat menolak memeriksa Achmad Zaini karena menganggapnya orang gila. (aan/nrl)










































