"Tapi dukungan yang sudah mengental itu tergantung Pak SB sendiri, berkenan atau tidak," kata Riski di lokasi Rakernas III PAN di Hotel JW Marriott, Surabaya, Jumat (30/5/2008).
Sebab kata Riski yang juga Ketua Rakernas III PAN, SB belumlah berpikir untuk merebut kursi RI 1 seperti yang sudah dikhawatirkan banyak elit politik lainnya.
"Ketua umum masih belum berpikir ke arah itu. Karena masih ingin berkonsentrasi memenangkan PAN dalam pemilu 2009," kata Riski yang juga menjabat Ketua Umum BM PAN itu.
Dalam berbagai kesempatan, kata Riski, SB selalu menyatakan bahwa iklan pencitraan dirinya di berbagai media termasuk road show politiknya tidak bertujuan mengkampanyekan dirinya sebagai calon presiden mendatang.
"Tidak ada niatan begitu di Pak SB. Pak SB memang benar-benar ingin agar masyarakat tidak putus asa menghadapi berbagai persoalan, khususnya masalah ekonomi yang sedang melilit sekarang," terang Riski.
Tetapi, kata Riski, SB boleh tidak berkeinginan mencalonkan, namun apabila partai telah memutuskan, maka otomatis harus bersedia. "Itu amanah. Dan sudah seharusnya Indonesia dipimpin orang muda, pemberani, cerdas dan tidak korup," tegas Riski. (bdh/asy)











































