Kalla Minta Distribusi Buku Dinormalkan Lagi

Kalla Minta Distribusi Buku Dinormalkan Lagi

- detikNews
Jumat, 30 Mei 2008 13:42 WIB
Jakarta - Distribusi buku di Indonesia hendaknya dibenahi. Fungsi toko buku saat ini terloncati dengan banyaknya penerbit buku yang sering memotong jalan dengan bernegosiasi dengan kepala sekolah.

"Salah satu sebab distribusi yang tidak bagus mulai dari penerbit, grosir, toko buku dan konsumen. Kadang-kadang kita menghilangkan fungsi toko buku karena ingin cepat bersaing. Penerbit langsung ke sekolah," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutan peluncuran Pusat Buku Indonesia di Hypermall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (30/5/2008).

Menurut Kalla, sebenarnya yang paling untung pada awal tahun belajar 50 persen hingga 70 persen buku pelajaran.

Kalla menjelaskan, ketika toko buku kurang menarik, maka fungsinya harus dikembalikan. Akibat penerbit buku langsung ke sekolah, toko buku hanya menjual novel dan buku cerita.

"Inti pokoknya hilang. Apabila ingin semangat membaca dan penerbitan lebih besar, maka distribusi harus kembali normal," imbuh Kalla.

Kalla menjelaskan, untuk itu diperlukan pusat buku grosir yang dapat menciptakan pusat buku kecil. (mly/nrl)


Berita Terkait