"Bisnis politik dan penipuan, bisnis paling laris," ujar ahli psikologi sosial Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Faturochman pada detikcom mengomentari 'penipuan' ala Achmad Zaini Suparta.
"Kalau bisnis politik dengan memasukkan namanya dalam satu parpol uang langsung masuk," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas itu tidak valid. Segi proses dan aktual tidak bisa dipercaya. Tidak ada hidup yang mudah," ujarnya.
Ditambahkan dia, agar tidak lagi bermunculan, hukuman yang setimpal juga harus diberikan pemerintah pada 'artis' anyaran ini. "Seharusnya dia dapat punishment di hadapan publik," pungkas Faturochman.Ingin mendiskusikan masalah ini, silakan membahasnya di thread detikForum.
(ptr/nrl)











































