"Tidak ada bantuan yang bisa ditawarkan. Bantuan masih tetap soal tujuh buah radar yang ada di Makassar. Tapi mereka ingin membantu mempersiapkan pembangunan Universitas Pertahanan Nasional," kata Menhan Juwono Sudarsono yang dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (29/5/2008).
Tawaran tersebut, lanjut Juwono, akan disinkronkan dengan bantuan dari pemerintah Inggris dan Australia. Sebab, baru kedua negara tersebut yang baru menawarkan bantuan pembangunan universitas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Juwono, untuk tenaga pengajar atau dosen yang akan bekerja di Universitas Pertahanan Negara ini akan didatangkan dari Universitas di Washington. "Kita akan datangkan staff pengajar dari Universitas Washington, bulan depan untuk persiapan," ujarnya.
Sementara pertemuannya dengan Mike G Mullen sendiri, Juwono mengatakan, akan membicarakan kesiapan kerjasama pertahanan, terutama program pendidikan dan latihan. Mereka juga membicakan kelanjutan kerjasama pengamanan maritim, seperti di perairan Selat Malaka dan jalur pelayaran untuk Asia Tenggara dan Asia Timur. (zal/fay)











































