Bantuan Haram, Mahasiswa Harus Tolak BKM

Bantuan Haram, Mahasiswa Harus Tolak BKM

- detikNews
Kamis, 29 Mei 2008 17:15 WIB
Jakarta - Begitu mahasiswa mendemo kenaikan harga BBM, pemerintah memberikan Bantuan Khusus Mahasiswa (BKM) Rp 500 ribu per semester per mahasiswa. Namun bantuan itu dinilai haram, mahasiswa harus menolaknya.

"Itu sogokan untuk meredam aksi mahasiswa. Ini adalah untuk mematikan gerakan mahasiswa. Mahasiswa akan berfikir untuk mendapatkan itu. Saya meminta mahasiswa harus menolak BKM, ini uang haram," ujar Ketua Pedoman Indonesia (PI) Fadjroel Rahman.

Fadjroel mengatakan itu saat berbicara dalam diskusi bertajuk 'Gerakan mendorong keadilan korban Lapindo, di Melly's Bar and Resto, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (29/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan Fadjroel, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate Sukardi Rinakit mengatakan pemberian uang itu merupakan cara mendidik yang salah.

"Itu suap kalau setiap cara diselesaikan dengan cara uang terhadap yang melawan, itu tidak mendidik," kata Sukardi.

Pemerintah merogoh APBN Rp 200 miliar untuk memberikan BKM kepada 400 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa yang menerima yakni 83 dari universitas negeri dan 2.700 dari universitas swasta.
(nik/fay)


Berita Terkait