"Saya tidak mau sebut. Mereka itu kelompok yang ingin tampil dalam kepemimpinan nasional.
Itu permainan politik. Saya ini kan orang politik," kata Muladi.
Hal ini disampaikan dia usai peringatan 100 Tahun Harkitnas dan Refleksi 10 Tahun Reformasi di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (29/5/2008).
Muladi menyatakan, memahami aksi mahasiswa. Demo merupakan ekspresi mahasiswa dan dinamika di kampus. "Yang penting jangan anarkis. Jangan melanggar hukum. Baik polisi atau mahasiswa yang melanggar hukum harus bertanggung jawab," ujar mantan rektor Universitas Diponegoro ini.
Menurut dia, mahasiswa maupun polisi yang melanggar hukum harus bertanggungjawab.
"Jangan hanya mahasiswanya. Polisi yang menyerang kampus juga harus diminta tanggung jawabnya," kata politisi Partai Golkar ini.
Muladi pun berpesan agar mahasiswa berhati-hati dalam melakukan aksinya. "Jaga kebersihan perjuangan dengan konsep yang bagus," cetus dia. (aan/nvt)











































