Buyung: Jangan Singgung Konflik Peradi di Depan SBY

Buyung: Jangan Singgung Konflik Peradi di Depan SBY

- detikNews
Kamis, 29 Mei 2008 13:35 WIB
Jakarta - Setelah dilobi Adnan Buyung, Presiden SBY bersedia membuka Kongres Advokat Indonesia pada 30-31 Mei. Anggota Wantimpres ini wanti-wanti agar peserta tidak menyinggung konflik Peradi.

"Tadi saudara Sudi Silalahi (Menseskab) bilang ke saya, Bang, Presiden besok berkenan akan hadir," kata Adnan menirukan ucapan Sudi dalam seminar bertajuk Kode Etik Advokat di Balai Sudirman, Jl Dr Saharjo, Jakarta, Kamis (29/5/2008).

Buyung berharap, SBY akan memberikan masukan kepada para advokat. "Besok, kita minta arahan kepada Presiden. Janganlah ada pertanyaan-pertanyaan soal konflik Peradi," ujar pria berambut perak ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, masalah Peradi adalah bagian internal para advokat sehingga akan diselesaikan secara internal pula.

"Mari kita lihat jauh ke depan, apa sebenarnya fungsi advokat agar kita menjadi pilar dari penegakkan hukum yang kita cita-citakan," lanjut Buyung.

Dalam seminar, banyak usulan dari peserta untuk keluar dari Peradi. "Kita keluar dari Peradi," seru Wakil Ketua Umum Peradi Indra Sahnun Lubis.

Peserta lain pun menjawab serempak, "Keluar."

Indra Sahnun menilai, Peradi selama ini tidak memberikan manfaat bagi anggotanya. Peradi dianggap tidak berperan saat anggotanya mendapat masalah.

Peserta lain mengusulkan agar kartu anggota Peradi segera dikumpulkan dan dikembalikan. Usulan itu pun diamini yang lain. (nvt/aan)


Berita Terkait