Yusuf hadir dalam aksi yang digelar Forum Solidaritas Umat Lintas Profesi (Solusi) di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (29/5/2008). Dia tampak mengenakan kemeja hitam garis-garis dan dibalut jaket coklat. Kacamata hitam bertengger di hidungnya.
"Biarin saja kita susah, besok kita senang. Jangan lupa ada Allah yang bisa kita minta pertolongan," ujar dia di hadapan massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengimbau masyarakat banyak berpikir positif. Sebab kalau banyak melihat ke belakang maka tidak akan ada perubahan.
"Lebih baik melihat peluang daripada kesulitan. Di balik kesulitan pasti ada kemudahan," sambung Yusuf.
Namun dia enggan mengomentari keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. "Saya no comment. Tapi jagan lupakan zakat di tengah kesulitan," pungkas Yusuf. (nvt/djo)











































