"Di mana BBM. Minyak... minyak... Mengapa kita selalu kesulitan. Mengapa masyarakat yang selalu ketimpa kesusahan," teriak seseorang dengan riasan air mata berwarna darah.
Di depan perempuan-perempuan yang menangis darah itu, berdiri seorang pria berbaju beskap. Lehernya dikalungi tulisan 'presiden'. Dia membawa bendera Merah Putih dan menggoyang-goyangkannya. Saat itulah, perempuan-perempuan yang menangis darah terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itulah aksi teaterikal yang digelar oleh Forum Solidaritas Umat Lintas Profesi (Solusi) di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (29/5/2008). Forum tersebut terdiri dari BEM berbagai universitas seperti STIE Ahmad Dahlan. Ikatan Muda Muhammadiyah (IMM) juga tergabung dalam aksi.
Sekitar 100 orang itu menawarkan 3 solusi jalan kemandirian. Solusi itu adalah setiap keluarga menjamin satu keluarga tidak mampu, mengurangi konsumsi khususnya produk impor, dan membangun lapangan kerja.
Massa ada yang mengenakan jas hijau dan ada pula yang memakai kaos putih dengan tulisan Forum Solusi dan gambar 3 jari. Mereka memasang beberapa spanduk berukuran 1 x 5 meter yang dipancang memutar dari Hotel Mandarin hingga Hotel Hyatt. Spanduk tersebut bertuliskan 3 solusi jalan kemandirian. (nvt/fay)











































