"Kami sudah hitung-hitung. Air pasang ini tidak akan menjebol tanggul dan menggenangi jalan tol," ujar Corporate Secretary PT Jasa Marga, Okke Marlina saat dihubungi detikcom, Kamis (29/5/2008).
Okke mengatakan, tanggul yang sempat jebol di Tol Bandara saat ini telah dibangun kembali dengan menanamkan sayap beton. Sayap beton itu ditanam sepanjang 600 meter di kawasan yang rawan banjir di kilometer 26 hingga 27.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika air pasang nanti lebih tinggi dari kemampuan tanggul, pihak Jasa Marga juga telah menyiapkan langkah antisipasinya. Langkah itu adalah menyiapkan karung pasir yang kini diletakkan di tempat yang mudah dijangkau.
Selain itu, belasan unit mesin pompa besar juga sudah disiapkan di wilayah Tol Bandara yang rawan banjir.
Untuk mengatasi masalah air pasang ini, kata Okke, sangat terkait dengan kerja sama dari Pemrov DKI Jakarta. Sebab tanggul yang berada di Muara Karang menjadi tanggung jawab Peprov DKI. "Kalau di Muara Karang jebol akan berimbas ke Tol Bandara. Tentunya diperlukan sinergi antara Pemda dengan kami," ujar Okke.
Karena selama ini salah satu penyebab banjir di Tol Bandara karena tanggul di Muara Karang jebol. "Mudah-mudahan tidak terjadi," tutur Okke. (mar/fay)










































