Liao Sen-yi asal Tainan County, Taiwan selatan kehilangan Tsai Mei-na, tunangannya pada 23 Mei lalu. Wanita itu bunuh diri dengan menelan sejumlah pil tidur bersama alkohol.
Jenazah Tsai dikirimkan ke Rumah Duka Tainan County untuk disemayamkan. Jenazah wanita itu disimpan dalam sebuah freezer menunggu diambil pihak keluarganya untuk dimakamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya pekerja rumah duka tersebut heran melihat temperatur freezer yang 6 derajat Celcius lebih tinggi dari biasanya. Pintu freezer juga tidak tertutup rapat. Karena penasaran, wanita itu kemudian membuka pintu freezer dan mendapati Liao sedang terbaring di samping jasad Tsai.
Liao yang bekas pecandu narkoba itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Di dekat tubuh Liao ditemukan satu plastik kecil berisi beberapa pil tidur dan tiga pesan bunuh diri. Demikian seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Kamis (29/5/2008).
Dalam salah satu pesan untuk ibunya, Liao menuliskan bahwa dirinya dan Tsai telah menjalin kasih selama 10 tahun. Liao sangat bersyukur karena Tsai telah membantunya bebas dari jeratan narkoba.
"Saya tak ingin dia kesepian. Saya ingin bersamanya," tulis Liao yang meminta agar dikuburkan bersama Tsai.
Menurut para dokter, Liao telah menelan beberapa pil tidur sebelum masuk ke freezer. Saat ini kondisi Liao masih kritis. Bahkan ada kekhawatiran, kalaupun dia sembuh, Liao kemungkinan bakal mengalami kerusakan otak yang diakibatkan suhu dingin di dalam freezer.
(ita/nrl)











































