Wiranto Seperti Mahasiswa, Tolak Kenaikan BBM

Wiranto Seperti Mahasiswa, Tolak Kenaikan BBM

- detikNews
Kamis, 29 Mei 2008 00:22 WIB
Jakarta - Beberapa waktu lalu, Jenderal (Purn) Wiranto membuat iklan penolakan kenaikan BBM. Dia menilai pemerintah telah ingkar janji karena sebelumnya tidak ada rencana menaikan harga BBM.

Alhasil, iklan tersebut menuai respon negatif dari istana. Pihak pemerintah menilai pernyataan Wiranto dalam iklan tersebut sangat tendensius dan tidak etis.

"Tuduhan tersebut tidak berdasar, apalagi jika saya dianggap menyesatkan dan tidak mengedepankan etika," kata Wiranto Wiranto dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (28/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wiranto menambahkan, iklan hanya bentuk komunikasi publik saat terjadi kebuntuan antara rakyat dan pemerintah. Saat pemerintah tidak mau mendengar aspirasi rakyat, maka pesan lewat iklan dipilih karena lebih dapat berbicara.

"Dalam konteks ini penyampaian dalam bentuk iklan sebenarnya secara subtansial tidak berbeda dengan aksi demontrasi yang dilakukan oleh para mahasiswa," imbuhnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya dari situs presidensby.info, Presiden SBY pernah berucap tidak akan menaikan harga BBM. Namun, pernyataan tersebut diralat menjadi 'Pemerintah terus mencari solusi terbaik'. (Ari/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads