Rakernas PDIP yang bertema 'Bekerja Menyongsong Perubahan' yang digelar sejak 26 Mei 2008 di Hotel Clarion ditutup secara resmi oleh Sekjen DPP PDIP Pramono Anung. Ketua Umum PDIP Megawati yang dijadwalkan menutup Rakernas memilih beristirahat di Hotel Imperial Aryaduta, setelah berziarah ke makam Sultan Hasanuddin.
Dalam jumpa pers seusai penutupan Rakernas, Pramono menyatakan ada tiga hal yang menjadi hasil Rakernas. Pertama, persiapan PDIP menghadapi Pemilu. Kedua, kebijakan PDIP mengenai kenaikan harga BBM. Ketiga, menjaring para kandidat yang akan mendampingi Megawati sebagai calon wakil presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kenaikan harga BBM, PDIP melihat hal itu akan bisa menambah beban masyarakat. PDIP menyesalkan keputusan pemerintah yang menaikkan harga BBM. PDIP juga menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat dalam menangani demo mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM, termasuk penyerbuan aparat ke dalam kampus.
Sedangkan mengenai calon pendamping Mega, Pramono menjelaskan, ada 17 nama yang menjadi nominator. "Dari 17 nama yang jadi nominator, kami tidak membiarkan mereka melakukan konsolidasi dalam internal PDIP," tegas Pramono.
Pramono tidak mau menyebut 17 nama nominator itu, meski didesak wartawan. "Saya tidak etis menyebut nama," kata dia.
Ke-17 nominator ini akan disurvei hingga bulan Oktober nanti. Survei akan dilakukan lembaga independen, agar hasilnya objektif. "Kita memerlukan waktu tiga bulan untuk betul-betul memutuskan siapa pendamping Megawati nanti," kata dia.
(asy/ken)











































