Hingga pukul 20.10 WIB, Rabu (28/5/2008), sekitar 100 mahasiswa Universitas Atma Jaya masih terus melakukan aksi unjuk rasanya. Mereka berkumpul di depan Kampus Atma Jaya, yang terletak tidak jauh dari jembatan Semanggi, dan melakukan orasi.
Mereka meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Mereka juga meminta agar pemerintah menasionalisasi aset-aset negara yang kini dimiliki asing. Mereka juga menilai kenaikan harga BBM sangat memberatkan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan yang akan mengarah ke Jalan Gatot Subroto juga harus berputar di jalur cepat. Situasi ini membuat lalu lintas di Jalan Sudirman semakin semrawut. Polisi lalu lintas yang mengatur lalu lintas di jalu cepat seakan tidak berdaya.
Demo mahasiswa Universitas Atma Jaya ini terkesan tidak memperhatikan hasil pertemuan antara para rektor dengan Muspida DKI Jakarta. Mahasiswa tetap saja melakukan aksi unjuk rasa di malam hari dengan memblokir jalan, sehingga mengganggu masyarakat.
Polisi sudah bertekad untuk tidak mengamankan aksi unjuk rasa di kampus bila tidak diminta rektor untuk mengamankan. Sikap polisi ini untuk mengantisipasi agar kejadian penyerbuan Kampus Unas tidak terulang. (asy/ken)











































