KPK Minta Guru di Jabodetabek Tidak Awasi Ujian Murid

KPK Minta Guru di Jabodetabek Tidak Awasi Ujian Murid

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2008 16:51 WIB
Jakarta - Perwakilan guru di Jabodetabek bersiap-siap untuk bertemu dengan KPK. Bukan untuk mengusut kasus korupsi, namun karena para guru diminta tidak perlu mengawasi muridnya saat ujian. Lho?

Jangan salah duga, ini adalah salah satu program KPK untuk meningkatkan mental antikorupsi bagi siswa. Sebelumnya, KPK membuka warung kejujuran di 17 sekolah dari tingkat SD hingga SMA.

"Rencananya tanggal 2 hingga 3 Juni 2008 kami akan mengumpulkan guru-guru se-Jabodetabek dulu," kata Pelaksana Tugas Sekjen KPK Syamsah Ardisasmita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu dia sampaikan dalam diskusi bertajuk 'Peran swasta dalam pemberantasan korupsi, belajar dari Hong Kong dan Singapura' di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2008).

Syamsah menjelaskan, salah satu konsep pembangunan mental itu misalnya dengan tidak mengawasi murid saat ujian.

"Saat ujian, guru tidak usah mengawasi. Nggak apa-apa mereka mencontek. Setelah ujian, baru dievaluasi. Kalau semuanya mencontek berarti mentalnya tidak bagus, guru harus membimbing lagi," kata Syamsah.
(fiq/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini