Sidang tersebut digelar di pengadilan distrik Yerusalem seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/5/2008).
Olmert dituduh menerima ratusan ribu US$ dalam bentuk dana ilegal selama beberapa tahun sebelum dirinya dilantik menjadi PM Israel pada tahun 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berikan sejumlah uang untuk kampanye pemilihannya pada 1991 dan 1992. Dia bilang ke saya jalau dia lebih memilih cash, jadi saya beri dia sejumlah uang dari dana pribadi saya, kemudian sejumlah uang yang saya kumpulkan di AS atas namanya," kata Talansky menurut radio publik Israel.
PM Olmert terancam kehilangan jabatannya. Sebab banyak kalangan mendesak Olmert mundur terkait dugaan korupsi tersebut. Namun Olmert bersikeras dirinya hanya akan berhenti jika telah terbukti bersalah.
Olmert tadinya merupakan walikota Yerusalem dan Menteri Perdagangan Israel. Dia mulai menjadi PM pada tahun 2006 setelah pendahuluanya, Ariel Sharon mengalami stroke dan jatuh dalam koma berkepanjangan.
(ita/nrl)











































