Polisi Henryco Ragu Dianiaya Mahasiswa Moestopo

Polisi Henryco Ragu Dianiaya Mahasiswa Moestopo

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2008 13:20 WIB
Polisi Henryco Ragu Dianiaya Mahasiswa Moestopo
Jakarta - Rasa sakit di tubuh Ipda Henryco Manurung (56) belum sepenuhnya pulih. Meski dianiaya di depan Kampus Prof Dr Moestopo (Beragama), Henryco mengaku ragu pelakunya adalah mahasiswa.

"Kayaknya bukan mahasiswa, orang nggak pakai jas almamater. Mukanya juga sudah tua. Dia pun tidak ikut demonstrasi," kata Henryco di Kantor Mapolsek Kebayoran Baru, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2008).

Henryco yang berasal dari satuan Samapta itu pun membeberkan kisah naasnya saat memantau aksi unjuk rasa menentang kenaikan BBM di depan Kampus Moestopo, Jl Hang Lekir Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selasa 27 Mei kemarin sekitar pukul 18.30 WIB, Henryco yang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash tengah berpatroli memantau perkembangan unjuk rasa.

"Tetapi ketika melihat polisi lewat, dia (pelaku penganiayaan) bilang, 'ini polisi! ini polisi'. Akhirnya massa terprovokasi. Saya mencoba menepi ke sebelah kanan jalan, tapi saya sudah dicegat," urai Henryco.

Tak ayal, dia dihajar bertubi-tubi. "Saat itu yang ada dalam pikiran, matilah aku, matilah aku," ujar pria yang rencananya akan pensiun pada tahun 2010 ini dengan logat Batak yang kental.

Hingga kini, rasa sakit masih terasa di punggung, pundak, serta bagian perut Henryco. Meski demikian, dia tetap masuk kerja.

"Pagi tadi saya pijat urut, tetapi belum selesai saya dipanggil Kapolres untuk menghadap," kata Henryco yang pipi kirinya tampak lebam.
(fiq/nrl)


Berita Terkait