Polisi Dibogem Mahasiswa di Depan Kampus Moestopo

Polisi Dibogem Mahasiswa di Depan Kampus Moestopo

- detikNews
Selasa, 27 Mei 2008 19:36 WIB
Jakarta - Malang benar nasib Iptu Henryco Manurung. Polisi berseragam yang kebetulan melintas di depan Kampus Universitas Moestopo itu harus menerima perlakuan anarkis mahasiswa. Syukur, warga sekitar menyelamatkannya.

Saat sedang mengendarai motor Suzuki Smash merah B 6565 YCM, Henryco ditarik oleh 2 orang mahasiswa. Satu orang menginjak motornya yang jatuh, sementara seorang lagi mengarahkan bogemnya ke arah polisi dari Polsek Kebayoran Baru itu.

Beruntung Henryco memakai helm sehingga wajahnya terlindungi dari pukulan. Tetapi, tetap saja kacamata pria yang berumur sekitar 40 tahun itu hampir terjatuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brak-bruk, demonstran yang lain ikut memukul-mukul motor Henryco dengan tangan kosong. Sementara saat pandangan nanar pendemo mulai mengarah ke Henryco, polisi malang itu memohon agar tidak dipukuli.

"Waduh jangan pukul saya, saya sudah tua," pinta Henryco dengan wajah memelas dan sebelah lengan menopang tubuhnya yang hampir terjatuh di aspal.

"Dia udah tua, jangan dipukul, jangan dipukul," kata warga sekitar yang berada di sekitar lokasi kejadian, Jl Hang Lekir Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2008).

Henryco selamat. Dengan langkah setengah berlari, Henryco menuntun motornya meninggalkan kerumunan massa.

Hingga pukul 19.30 WIB, kemacetan masih terjadi di sekitar lokasi demonstrasi, mulai dari depan Kampus Moestopo sampai dengan fly-over Kebayoran Baru arah Ciledug. Dari 3 lajur yang ada, hanya 1 lajur yang bisa dilewati kendaraan. (gah/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads