Sedan polisi tersebut melintas di depan mahasiswa Unhas yang sedang duduk-duduk di depan kampusnya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/5/2008).
Melihat mobil polisi lewat, mahasiswa pun terprovokasi. Mereka langsung menyerbu ke arah kendaraan jenis sedang tersebut. Dan tanpa dikomando, para mahasiswa melempari mobil tersebut dengan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai bentrokan tersebut, pihak polisi dan rektorat Unhas melakukan negosiasi. Perundingan antara Kapolwiltabes Makassar Kombes Genot Heriyanto dan Purek III Nasrudin Salam menyepakati beberapa hal, antara lain polisi menarik pasukan dan tidak memarkir water cannon di depan kampus Unhas.
Saat ini suasana di depan Unhas sudah kembali normal. Meski demikian, beberapa orang mahasiswa masih berada di depan kampusnya. (djo/nrl)











































