Pembongkaran baliho, spanduk cagub-cawagub dilakukan oleh Panwaslu, Satpol PP Provinsi Bali, dan Tim Kampanye masing-masing kandidat, Selasa (27/5/2008).
Baliho yang dibongkar paksa, di antaranya di sepanjang jalan WR Supratman, jalan Jaya Giri, Denpasar. Ratusan baliho dan spanduk berukuran raksasa ini terpasang di area publik, seperti pusat kota, taman kota, dan jalan raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum dibongkar paksa, baliho ini telah terpasang sejak pendaftaran pasangan calon ke
KPUD Bali. Namun, baliho tersebut dinyatakan ilegal sejak penetapan pasangan cagub-cawagub, Senin (26/5/2008).
Ketua Panwaslu Bali Made Raka Suarna mengatakan Baliho yang masih terpasang hari ini di area publik dinyatakan sebagai pelanggaran. Baliho yang memasang gambar cagub-cawagub mulai saat ini harus turunkan oleh yang bersangkutan.
"Jika tidak diturunkan maka akan kami bongkar paksa," kata Suarna di lokasi pembongkaran baliho dan spanduk. (gds/djo)











































