Bentrokan itu berawal dari demonstrasi yang dilakukan seratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin di depan kampusnya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/5/2008).
Dalam aksinya, para mahasiswa memblokir jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut macet total. Antrean kendaraan mencapai hampir 1 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mahasiswa tidak tinggal diam. Aksi refresif aparat keamanan itu dibalas dengan lemparan batu. Dalam sekejap, suasana pun berubah menjadi kacau balau. Batu dan benda-benda keras lainnya melayang-layang di udara.
Puas saling lempar batu, para mahasiswa sedikit mundur. Tiba-tiba seorang pria yang diduga petugas rektorat Unhas mengamuk. Berbekal sebilah badik, pria tersebut meminta para mahasiswa membubarkan diri. Namun tidak lama kemudian, pria itu diamankan oleh sekuriti Unhas. Belum ada keterangan mengapa pria tersebut bertindak demikian.
Hingga pukul 14.15 Wita, sejumlah mahasiswa di masih berkumpul di depan kampus Unhas. Mereka berorasi sambil kembali melakukan pemblokiran jalan. (djo/fay)











































