Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, peristiwa naas itu dialami Sudarmono sekitar pukul 08.00 Wita di Pelabuhan Kontainer, Jl Yos Sudharso, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut belum terlalu ramai.
Saat itu Sudharmono sedang membuka segel karet kontainer dengan menggunakan korek api. Dan beberapa detik kemudian, terdengar ledakan yang sangat keras. Sudharmono tewas seketika. Sementara buruh lainnya, Ancah (30), mengalami luka parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Poltabes Samarinda AKP
Handoko mengatakan kontainer tersebut memuat ratusan tabung gas elpiji ukuran 12 kg dan 15 kg. Diduga kuat, ada tabung gas yang bocor.
"Korban sepertinya tidak tahu ada tabung yang bocor," kata Handoko di lokasi kejadian.
Saat ini satuan Gegana Brimob Polda Kaltim diturunkan untuk melakukan identifikasi. Poltabes Samarinda juga sedang menyelidiki bagaimana ratusan tabung elpiji itu bisa berada dalam kontainer. (djo/nrl)











































